Update Covid-19 di Indonesia

Tingkat Kematian COVID-19 di Indonesia Tertinggi ke-4 Dunia

Tak perlu dikatakan bahwa Indonesia kebal terhadap novel coronavirus yang telah menginfeksi lebih dari 100.000 orang di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Setelah berminggu-minggu mengklaim tidak memiliki kasus corna virus disease 2019 (COVID-19), sebuah klaim yang membingungkan banyak orang dan menimbulkan kecurigaan bahwa negara indonesia tidak dapat mendeteksi kasus atau menutupinya, negara indonesia akhirnya mengumumkan bahwa warga negara dalam perbatasan juga tertular virus.

Di bawah ini adalah apa yang perlu kalian ketahui tentang wabah di negara Indonesia.

Kasus 1 dan Kasus 2 adalah seorang wanita berusia 31 tahun dan ibunya yang berusia 64 tahun dari Depok, Jawa Barat. Anak perempuan itu diyakini terjangkit virus itu setelah mengunjungi sebuah restoran di Jakarta di mana ia ikut serta dalam acara dansa yang juga dihadiri oleh seorang wanita Jepang yang terinfeksi. Warga negara Jepang, yang didiagnosis menderita COVID-19 di Malaysia, melakukan perjalanan ke Indonesia pada bulan Januari dan Februari.

Negara indonesia mengumumkan dua kasus lagi terkait dengan dua pasien pertama pada hari Jumat. Rincian tentang pasien baru ini masih samar. Pemerintah telah ekstra hati-hati dalam memberikan informasi tentang kasus ini. Salah satu dari dua pasien pertama yang dikonfirmasi mengaku mengalami penurunan mental setelah informasi pribadinya telah diungkapkan oleh pihak berwenang dan kemudian diekspos oleh media mainstream dan pengguna Internet. Dua pasien lagi dinyatakan positif virus pada hari Minggu. Satu, Kasus 5, adalah pria berusia 55 tahun yang terkait dengan Kasus 1, Kementerian Kesehatan mengatakan, sementara yang lain, Kasus 6, adalah pria berusia 36 tahun yang berada di antara anggota Kapal pesiar Diamond Princess yang merapat di Yokohama, Jepang.

Kementerian mengumumkan 13 kasus pada hari Senin. Dikatakan dua dari 13 kasus baru adalah warga negara asing, tetapi tidak menyebutkan dari negara mana mereka berasal. Tujuh dari kasus tersebut juga diidentifikasi sebagai kasus impor, yang berarti bahwa pasien kemungkinan tertular virus corona di luar Indonesia. Pemerintah melaporkan kemungkinan penularan pertama di negara indonesia pada hari Selasa, setelah seorang warga negara yang tidak memiliki hubungan dengan kasus-kasus tertentu yang dikonfirmasi atau riwayat perjalanan ke negara-negara yang terkena dampak dinyatakan positif terkena virus. Pria berusia 33 tahun itu adalah pasien COVID-19 terkonfirmasi ke-27 di Indonesia, katanya, seraya menambahkan bahwa pasien itu tidak memiliki hubungan yang jelas dengan pasien COVID-19 lain yang dikonfirmasi di negara tersebut. Kasus 27 tidak tertular virus di luar negeri dan paparannya terhadap coronavirus masih samar-samar. Setidaknya 12 warga negara Indonesia telah terinfeksi SAR-Cov-2, virus yang menyebabkan COVID-19, di luar negeri. Satu di Singapura dan satu lagi di Taiwan telah pulih dari penyakit. Sembilan orang lainnya terinfeksi saat berada di atas kapal pesiar Diamond Princess. Empat dari sembilan awak telah pulih, kata kementerian kesehatan.

Kementerian Kesehatan menetapkan pasien yang dicurigai sebagai pasien yang menunjukkan gejala COVID-19 dan memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara yang terkena dampak wabah tersebut. Semua pasien yang dicurigai harus melakukan tes untuk memastikan apakah mereka terpapar virus corona. Baru-baru ini pemerintah memutuskan untuk menguji mereka yang telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi walaupun mereka tidak menunjukkan gejala.

Kementerian kesehatan juga mengatakan pada 5 Maret bahwa mereka telah menguji sampel dari 388 pasien yang dicurigai, termasuk 188 dari kapal pesiar World Dream. Sampai sekarang, lima pasien COVID-19 yang diduga telah meninggal, tetapi otoritas kesehatan mengatakan bahwa mereka telah ditemukan negatif virus corona. Kelima pasien dirawat di Semarang, Batam, Cianjur, Yogyakarta dan Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *