Penyebab Banjir Selain Buang Sampah Sembarangan

Banjir Australia: Yang terbesar dalam 50 tahun terakhir, 18.000 orang  mengungsi, ahli peringatkan 'ledakan hujan dan badai' - BBC News Indonesia

Awal tahun 2020 lalu adalah awal tahun yang memilukan karena Indonesia mendapat bencana berupa banjir, terutama di Ibukota dan sekitarnya. Banjir memang adalah salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Namun selain buang sampah sembarangan, terdapat banyak penyebab banjir yang bisa terjadi karena kesalahan manusia maupun faktor alam. Simak berita mengenai beberapa penyebab banjir yang perlu untuk kita semua ketahui.

  • Curah hujan yang tinggi

Banjir juga bisa terjadi karena adanya curah hujan yang tinggi, seperti yang dilansir dari Office of Disaster Preparedness and Management. Jika hujan datang dengan intensitas tinggi, maka tanah tidak sanggup lagi untuk menampung air. Namun disisi lain hujan masih terus berlangsung dan sudah tidak bisa diserap lagi, yang membuat air akan mengalir di atasnya. Sebetulnya sungai dan danau juga bisa dijadikan penampungan untuk air hujan, namun jika hujan tidak kunjung berhenti maka sungai dan danau juga bisa meluap. Jika sudah seperti ini, maka air-air yang tidak tertampung tadi bisa penyebab dari banjir.

  • Dataran rendah yang mendapat aliran air dari dataran yang lebih tinggi

Perbedaan ketinggian dari dataran rendah dan dataran tinggi juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Saat hujan turun, air hujan bergerak mengalir sangat cepat dari daerah pegunungan atau daerah yang lebih tinggi menuju ke daerah dataran rendah. Dengan demikian, maka dataran rendah akan menjadi daerah yang menerima aliran air tersebut dan berpotensi mengalami banjir.

  • Penggundulan hutan

Hutan adalah salah satu daerah tempat peresapan air. Ketika curah hujan sangat tinggi, maka daerah resapnan air harus siap dan terjaga. Karena jika tidak, maka air tidak mampu diserap namun justru mengalir di atas permukaan tanah.

  • Penggunaan lahan yang buruk

Kini banyak sekali hutan dan area yang seharusnya dimanfaatkan sebagai area resapan ar yang justru dialih fungsikan menjadi pabrik serta kepentingan bisnis lainnya. Hal ini bisa meningkatkan potensi dan risiko terjadinya banjir. Ketika hutan dibakar, maka akan membuat tanah menjadi tidak subur. Jika ingin dibangun kembali menjadi hutan, tanahnya sudah tidak mempu mempertahankan pertumbuhan vegetatif. Selain itu, karena kualitas tanahnya menurun, air yang masuk juga justru jadi gampang meluap.

  • Tsunami

Selain disebabkan karena hujan, banjir juga disebabkan dari tsunami karena adanya gempa di dalam laut. Tsunami juga bisa menimbulkan banjir yang bahkan air yang datang juga bisa lebih dahsyat. Untuk kondisi ini, tidak ada yang bisa manusia lakukan namun yang paling memungkinkan adalah menyelamatkan diri masing-masing terlebih dahulu. Mengingat di zaman sekarang ini teknologi sudah lebih cnanggih dengan adanya pendeteksi tsunami sehingga ketika tsunami akan datang, manusia diberi waktu terlebih dulu untuk menyelamatkan nyawa.

  • Bendungan rusak

Bendungan rusak juga bisa menjadi penyebab terjadinya banjir. Insfrastruktur adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam suatu wilayah, seperti bendungan. Jika bendungan sudah tua, maka kemampuannya dalam menahan air bisa berkurang dan malah justru bisa mendatangkan bencana. Seperti yang sudah pernah terjadi baik di dalam dan luar negeri, yakni kasus banjir yang diakibatkan karena bendungan yang jebol. Oleh karena itu, bendungan juga termasuk infrastruktur yang harus diperhatikan. Karena jika tidak, bendungan yang seharusnya menampung air, malah tidak berfungsi yang justru jebol dan menyebabkan banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *